Langsung ke konten utama

Suami & Istri

Istri itu cerminan suami:

Ada pengalaman seseorang, dia wanita yg dasarnya bisa menyenangkan semua orang, termasuk suami nya.

Tapi ternyata pilihan hidupnya berkata lain. Dia bertemu seorang laki2 yang sedikit egois, yg tdk mau di salahkan, saat salah sang suami kadang tidak sadar tindakan dan kata membuat hati istri terkadang sakit hati tapi tetap di tahan dan memaafkan semua salah dan kata kasar sang suami.

Sampai akhirnya pada suatu hari sang istri yg slm ini hanya diam dan mencoba sabar menjawab bentakan suami.

Suami mungkin sedikit terkejut krn slm ini jk dia sdg adu argumen sang istri biasa diam dan sabar tapi kali ini dia mendapat jwb dr sang istri yg akhirnya ribut. Ini memicu keretakan yg berujung perceraian.

Tapi 10 tahun kemudian.
Saat mrk punya keluarga masing2 kehidupan suami sama saja, dia masih tetap ribut terus dg istri nya skrg Tak ad beda nya dg pernikahan pertama.

Pada suatu hari, ada pertemuan yg tanpa sengaja krn urusan bisnis membuat sang mantan suami bertemu dengan suami istri pertama nya dulu.

Dg sedikit obrolan dan rasa penasaran si mantan suami bertanya hal yg sedikit privasi.

"Apakah istrimu msh sering marah2 dan keras kepala? "

Jawaban dari laki2 malah bikin si mantan suami sangat terkejut.

"Apakah dia wanita seperti itu dulu? Selama 10 tahun kami berumah tangga, bahkan hampir tdk pernah saya mendengar dia mengeluarkan nada tinggi apalgi berkata kasar, saya sgt bersyukur bs brtmu dgn nya dia wanita yang sangat sabar meski stts nya saat itu janda"

Jadi apa yg salah di sini??

PERLAKUAN SUAMI TERHADAP ISTRI lah yg perlu di perbaiki, sdh pengertian kah suami kpd istri? Sdh bnr2 memberi rasa kasih sayang kah suami kpd istri? Sdh perhatian kan suami kpd istri? Sdh bisakah suami mengotrol ego terhadap istri?

Karena istri adalah cerminan suami.

Copas dari : Kita Perempuan Cerdas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NGERI…ENGKAU TELAH MENYEMPITKAN SESUATU YANG LUAS!!?

Adakah persamaan dengan kaum Elite bangsa kita dengan yang dicantumkan dalam hadits yang shohih? Silahkan camkanlah hadits berikut ini: حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةٍ وَقُمْنَا مَعَهُ فَقَالَ أَعْرَابِيٌّ وَهُوَ فِي الصَّلَاةِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي وَمُحَمَّدًا وَلَا تَرْحَمْ مَعَنَا أَحَدًا فَلَمَّا سَلَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْأَعْرَابِيِّ لَقَدْ حَجَّرْتَ وَاسِعًا يُرِيدُ رَحْمَةَ اللَّهِ  Telah berkata Imam al-Bukhori rahimahullah (wafat 256 H), (beliau berkata) telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman (Tsiqatun Tsabtun – Terpercaya lagi kokoh hafalannya, wafat 221 H) , (beliau Abu Al-Yaman berkata) telah mengabarkan  kepada kami Syu'aib (Syu’aib bin Abi Hamzah, Tsiqatun ‘Abid – terpercaya lagi ahli ibadah, wafat 162 H) dari Az Zuhri (Muh...

Imam Syafi'i berkata tentang Qonaah

  Imam Syafi’i  rahimahullah berkata : إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ .. فَأَنْتَ وَمَالِكُ الدُّنْيَا سَوَاءُ “Jika engkau memiliki hati yang selalu qona’ah, maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia.”

Doa berbuka puasa

KELEMAHAN HADITS BERBUKA PUASA ----- Hadits berbuka puasa.. «ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ» telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah.. Hadits ini diriwayatkan oleh para ulama, semuanya dari jalan Ali bin Husain dari Husain bin Waqid dari Marwan bin Salim bin al Muqaffa'. Marwan bin Salim Al Muqaffa' tidak ada yang meriwayatkan dari beliau kecuali Husain bin Waqid, dan tidak ada yang mentsiqohkan beliau kecuali ad Daaruquthni rahimahullah. Dan ad Daaruquthni dikenal mutasaahil dalam mentsiqohkan rowi dan memasukkan rowi majhul ke dalam derajat tsiqot. Di antara pernyataan para ulama yang melemahkan hadits ini: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi ditanya apakah tsabit doa berbuka puasa? Beliau menjawab.. نعم ورد لكن لا يثبت ورد ( اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت ) ، وورد ( ذهب الظما وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله ) وكلاهما لا يثبت فأنت تدعو بما يسر الله وما تيسر والحمد لله . Kedua doa berbuka ...