Langsung ke konten utama

Motivasi dalam menuntut ilmu part 2

HBS Channel

Motivasi dalam menuntut Ilmu

Sekelumit dari keadaan para sahabat dalam mencari tambahan Ilmu

Para sahabat shollollohu alaihi wasallam telah mengamati bagaimana antusiasnya suri teladan mereka, Rasulullah shollollohu alaihi wasallam dalam mencari ilmu mereka pun lalu mengikuti  jejak langkah beliau dan menjadi contoh yang amat jarang ditemukan didalam kegemaran meraih ilmu dan kesediaan berupaya mati matian untuk mendapatkannya.

Perhatikanlah Abdulloh bin Mas'ud Rodiyallohu 'anhu. Setiapkali membaca ayat :

"Dan katakanlah : Wahai Rabbku,  tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan,
(Thaha : 114)

Ia mengatakan :

"Wahai Rabbku, tambahkanlah kepadaku Ilmu, iman dan keyakinan.  "

Dikarenakan besarnya kesungguhan  dan upaya beliau mencari ilmu, sampai sampai beliau mengatakan: Demi Alloh, yang tidak ada sembahan selainNya,  tidak ada satupun surat Al Quran yang diturunkan melainkan aku mengetahui dimana surat itu turun. Dan tidak ada satupun surat Al Quran yang diturunkan melainkan aku mengetahui mengenai siapa surat itu turun. Seandainya saja aku mengetahui ada seseorang  yang lebih berilmu dariku tentang Al Qurab, dan ia bisa aku datangi dengan mengendarai unta, maka aku akan pergi menemuinya.

Dan perhatikanlah Abu Hurairoh rodiyallohu anhu seorang penghafal hadits dari kalangan Sahabat. Rosululloh menggambarkannya sebagai orang yang penuh semangat  dalam menuntut ilmu. Didalam shohihnya Imam Al bukhori membuat sebuah bab berjudul (kegemaran terhadap hadits).

Didalamnya beliau menuturkan sebuah hadits Abu Hurairah rodiyallohu 'anhu yang bertanya kepada Rasululloh shollollohu alaihi wasallam tentang orang yang paling berbahagia dengan syafaat beliau. Kemudia rasulullah shollollohu alaihi wasallam berkata kepada Abu Hurairoh " Aku sudah mengira wahai Abu Hurairoh, bahwa tidak akan ada orang yang mendahuluimu bertanya mengenai hadita ini karena aku melihat engkau begitu gemar terhadap hadits......

Mari semangat dalam menuntut  ilmu

Disalin ulang oleh
Muhammad Harun bin Ahmad Salim

www.herubinsalim.com
www.ustadzheru.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NGERI…ENGKAU TELAH MENYEMPITKAN SESUATU YANG LUAS!!?

Adakah persamaan dengan kaum Elite bangsa kita dengan yang dicantumkan dalam hadits yang shohih? Silahkan camkanlah hadits berikut ini: حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةٍ وَقُمْنَا مَعَهُ فَقَالَ أَعْرَابِيٌّ وَهُوَ فِي الصَّلَاةِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي وَمُحَمَّدًا وَلَا تَرْحَمْ مَعَنَا أَحَدًا فَلَمَّا سَلَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْأَعْرَابِيِّ لَقَدْ حَجَّرْتَ وَاسِعًا يُرِيدُ رَحْمَةَ اللَّهِ  Telah berkata Imam al-Bukhori rahimahullah (wafat 256 H), (beliau berkata) telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman (Tsiqatun Tsabtun – Terpercaya lagi kokoh hafalannya, wafat 221 H) , (beliau Abu Al-Yaman berkata) telah mengabarkan  kepada kami Syu'aib (Syu’aib bin Abi Hamzah, Tsiqatun ‘Abid – terpercaya lagi ahli ibadah, wafat 162 H) dari Az Zuhri (Muh...

Imam Syafi'i berkata tentang Qonaah

  Imam Syafi’i  rahimahullah berkata : إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ .. فَأَنْتَ وَمَالِكُ الدُّنْيَا سَوَاءُ “Jika engkau memiliki hati yang selalu qona’ah, maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia.”

Doa berbuka puasa

KELEMAHAN HADITS BERBUKA PUASA ----- Hadits berbuka puasa.. «ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ» telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah.. Hadits ini diriwayatkan oleh para ulama, semuanya dari jalan Ali bin Husain dari Husain bin Waqid dari Marwan bin Salim bin al Muqaffa'. Marwan bin Salim Al Muqaffa' tidak ada yang meriwayatkan dari beliau kecuali Husain bin Waqid, dan tidak ada yang mentsiqohkan beliau kecuali ad Daaruquthni rahimahullah. Dan ad Daaruquthni dikenal mutasaahil dalam mentsiqohkan rowi dan memasukkan rowi majhul ke dalam derajat tsiqot. Di antara pernyataan para ulama yang melemahkan hadits ini: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi ditanya apakah tsabit doa berbuka puasa? Beliau menjawab.. نعم ورد لكن لا يثبت ورد ( اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت ) ، وورد ( ذهب الظما وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله ) وكلاهما لا يثبت فأنت تدعو بما يسر الله وما تيسر والحمد لله . Kedua doa berbuka ...